Tampanabadi™

Tips Memilih Broker Forex

December 6, 2009

Broker forex merupakan sarana kita untuk bisa melakukan trading forex. Untuk mencapai kesusksesan dalam forex kita harus memilih broker forex yang berkualitas. Agar kita dapat trading dengan nyaman dan yang paling penting keuntungan yang kita dapatkan bisa kita nikmati. Saat ini banyak broker forex yang nakal, dana investasi kita tidak dapat cair dengan beribu alasan, pergerakan harga dipermainkan agar kita selalu rugi, spread yang terlalu besar dan masih banyak lagi ulah yang dilakukan oleh scam broker.

Tidak semua broker menunjukkan laporan keuangan kepada publik. Yang dapat kita lakukan adalah menilai kuangan mereka dari sisi luar. Beberapa indikator untuk mengetahui keuangan broker dari sisi luar adalah : Broker tersebut menggunakan regulasi dari negara mana ? Dimana mereka mempromosikan dirinya ? Dan dimana lokasi kantor mereka ? Ketiga indikator tersebut dapat memberikan gambaran keuangan broker.

Sebagai contoh, untuk menjadi broker dengan member regulasi Amerika (NFA), perusahaan harus memenuhi modal minimum yang telah ditentukan. Saat ini modal minimum dari NFA (National Future Association) adalah $20 juta. Untuk lebih mudahnya, berikut tips untuk memilih broker yang bagus :

  • Teregulasi dengan jelas. Kita harus memastikan broker yang akan kita gunakan teregulasi dengan assosiasi di suatu negara. Berikut contoh  regulasi tiap negara,
    • Amerika :  (NFA) National Futures Association dan (CFTC) Commodity Futures Trading Commission.
    • Inggris : (FSA) Financial Service Authority
    • Jepang : (FSA) Financial Service Agency
    • Indonesia : (Bappebti) Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi
  • Spread yang rendah. Selisih harga jual dan beli yang terlalu tinggi akan merugikan seorang trader. Maka dari itu pilihlah broker yang memiliki spread yang rendah. Standarnya sih spread untuk GBP/USD : 3 dan EUR/USD : 2
  • Tidak ada komisi. Broker biasanya sudah mendapatkan keuntungan dari spread. Broker yang serakah akan mengenakan komisi setuap kita mambuka posisi di pasar.
  • No Swap. Swap biasa disebut dengan bunga menginap. Terjadi jika pembukaan posisi kita di pasar lebih dari 1 hari maka kita akan dikenakan biaya tambahan.
  • Dealing Desk. Dealing desk adalah suatu bagian dalam broker forex yang mengatur order sebelum meneruskannya ke pasar. Sebaiknya kita berhati-hati dengan broker yang menjalankan dealing desk karena ada kemungkinan mereka tidak meneruskan order ke pasar/bank dan melawan tradernya sendiri atau menjadi bandar.
  • Platform Trading. Saya lebih menyarankan untuk menggunakan MT4. Kabarnya sih saat ini sudah ada versi terbarunya yaitu MT5 tapi masih dalam proses pengujian.
  • RealTime Chart : Kalau pergerakan harga sering putus maka broker tersebut tidak bisa diandalkan. Bandingkan juga pergerakan harga antar broker.

Semoga tips diatas dapat membantu anda memilih broker yang baik dan membantu kesuksesan anda di forex. Posting selanjutnya saya akan mereview beberapa broker untuk memudahkan anda memilih broker.

Similar Posts:

{ 3 comments… read them below or add one }

budhi June 22, 2010 at 11:00 am

wah itu sih masih terlalu umum ya. belum mendetail banget. mendingan kalau ada forum pengalaman trader dengan broker. jadi live experience gitu dan bukan sekadar teori.

Reply

sandy June 9, 2011 at 11:10 pm

wah saya sebenarnya ingin buka tapi saya tidak mengetahui mana yang ok mana yg enggak…

Reply

cari sistem trading May 7, 2012 at 1:21 am

kalau menurut aku , baroker yang bagus itu yang Withdraw nya gampang ^_^

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: