Tampanabadi™

Memahami Input Indikator Forex Technical

April 2, 2010

Ketika awal menekuni trading forex, saya memiliki kebiasaan yang tidak begitu baik. Yaitu mencari dan download ribuan indikator technical forex yang tersedia di berbagai website, forum maupun blog tentang forex. Setelah itu langsung memasangnya di platform trading forex. Mengapa saya katakan kebiasaan tersebut tidak baik ? Karena saya asal pasang aja dan tidak mengetahui cara kerja indikator tersebut dalam mengolah data. Sehingga hasil pengolahan indikator tersebut sering memperlihatkan false signal. Ujung-ujungnya menyalahkan indikator tersebut dan membuangnya. Hehehe….

Jika kita lebih jeli dan ingin mempelajari tentang indikator forex maka hasil indikator tersebut dipastikan akan membantu anda membawa keberhasilan di dunia forex. Mari kita mencoba memahami prinsip indikator technical forex. Pada prinsipnya indikator tersebut adalah mengolah data grafik yang ada di platform trading kita. Seberapa banyak data yang diolah dan ingin ditampilkan semuanya tergantung dengan input kita. Lalu berapa input yang harus kita masukkan ? Itu semua tergantung cara trading kita.

Jika kita ingin mencari harga rata – rata selama satu hari terakhir ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Kita bisa menggunakan indikator dasar nan sakti seperti Moving Average. Lalu jika kita terbiasa menggunakan TimeFrame 15M untuk melakukan trading maka input yang harus kita masukkan adalah 96. Mengapa 96 ? Berikut penjelasannya : Dalam satu hari terdapat 24 jam, jika dijadikan menit berarti terdapat 1440 menit dalam satu hari. Jika kita menggunakan timeframe 15M. Berarti untuk mencari data 24 jam terakhir adalah 1440 : 15 menit = 96.

Input = Waktu yang ingin kita hitung / Timeframe yang kita gunakan

Contoh lainnya adalah :

  • Input : 32 di TimeFrame 15 adalah untuk menghitung harga rata – rata selama 8 jam terkahir.
  • Input : 96 di TimeFrame 15 adalah untuk menghitung harga rata – rata selama 1 hari terkahir.
  • Input : 480 di TimeFrame 15 adalah untuk menghitung harga rata – rata selama 1 minggu terakhir.

Silahkan kalian berkreasi dengan berbagai macam indikator dengan data dan timeframe yang sesuai dengan tipe trading anda. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Similar Posts:

{ 2 comments… read them below or add one }

joko susilo September 2, 2010 at 11:41 pm

Bro…

Sebenarnya indikator itu muncul setelah adanya close trade pada suatu waktu tertentu. Dan seringkali indikator akan kurang akurat dalam memunculkan prediksi pergerakan harga di waktu yang akan datang.

Kalau gue sih cenderung ke trend aje bro. Baik Weekly, Daily, ataupun Hourly…it’s much better & accurate…

Hanya mau sharing tentang materi trading yang lain. Gue dapet di sini bro…bisa dicoba :
http://forex-underground.co.cc/
Good Luck untuk semua

Reply

meidy September 19, 2010 at 12:42 pm

coba aj ke blogspot, sapa tau dapat membantu..
indikatorforex2010.blogspot.com

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: