Tampanabadi™

Kekayaan Bukan Segalanya

February 12, 2010

Harta, Tahta dan Wanita adalah dambaan bagi setiap pria di muka bumi ini. Tapi apakah semua itu dapat menjamin kebahagiaan seorang pria ? Di Australia terdapat seorang Milyuner yang merasa tidak mendapatkan kebahagiaan dari harta – hartanya. Karl Rabeder nama Milyuner tersebut, dia memberikan seluruh hartanya yang berjumlah sekitar 3 juta poundsterling setara dengan 50 Miliar Rupiah setelah dia merasakan bahwa kekayaan tidak membuatnya bahagia.

Pengusaha dari Telfis, Australia yang berumur 47 tahun tersebut saat ini sedang menjual semua hartanya. Antara lain : Villa Mewah, lahan pertaniannya yang seluas belasan hektar, koleksi pesawat terbang layang, mobil dan lain sebagainya. “Rencana saya adalah untuk tidak menyisakan apa pun. Tidak memiliki apa pun,” kata Karl Rabeder. Menurut dia, “Uang itu kontraproduktif, uang menghalangi datangnya kebahagiaan.”

Karl Rabeder akan keluar dari rumah mewahnya dan tinggal di sebuah pondok kayu kecil. Seluruh hartanya akan dia sumbangkan ke lembaga amal dan yayasan sosial yang didirikan olehnya di Amerika Latin dan Tengah. Dia juga tidak akan mengambil gaji dari yayasan miliknya tersebut. Karl Rabeder berasal dari keluarga miskin yang memiliki aturan untuk selalu bekerja keras demi mendapatkan materi. Dia telah lama meyakini bahwa dengan adanya materi yang berlimpah maka akan mendapatkan kebahagiaan yang berlimpah pula.

Namun dia mengalami pertentangan batin atas keyakinannya tersebut. Selama ini Karl Rabeder merasa bagai seorang budak yang harus mengerjakan sesuatu yang sesungguhnya tidak disukainya demi mengejar kabahagiaan materi. Sudah lama dia merasakan ketidaknyamanan karena banyaknya harta tersebut namun Mark tidak berani meninggalkan zona nyamannya saat ini. Hingga suatu saat dia berkunjung ke Amerika Selatan dan Afrika melihat tingkat kemiskinan yang tinggi disana. Sehingga hatinya tergerak dan memberanikan diri meninggalkan zona nyamannya.

Saat itulah Rabeder memutuskan untuk menjual rumahnya dengan melakukan undian. Ia menjual 21.999 tiket lotere, dengan harga 87 poundsterling untuk satu tiket. Pemenang dari tiket lotere tersebut berhak mendapatkan rumahnya di pegunungan Alpine.

Similar Posts:

Leave a Comment

Previous post:

Next post: